Lewati ke konten

Komunitas nirlaba

Teman Ngopi: Ruang Tumbuh, Belajar, & Berdaya Bersama

Kami merawat anak lewat psikologi dan pendidikan, merawat bumi lewat kebun cabai, buah naga, dan ternak domba zero-waste, lalu merawat obrolan di cangkir kopi setiap hari. Satu komunitas, tiga napas: belajar, bertani, berbagi.

Pendidikan anak · Kebun zero-waste · Kopi harian

Warung & kebun

Buka setiap hari

Live
Kelas anak
Kebun naga
Racikan

Visi & Motivasi

Anak tumbuh. Tanah pulih. Obrolan tidak pernah sepi.

Teman Ngopi lahir dari satu pertanyaan sederhana: bagaimana jika ruang belajar anak, kebun yang menyembuhkan tanah, dan cangkir kopi sore hari duduk di meja yang sama?

Kami percaya pendidikan anak tidak berhenti di ruang kelas. Psikologi memberi bahasa untuk merawat emosi, rasa aman, dan rasa mampu — supaya setiap anak punya ruang untuk tumbuh tanpa harus “kuat sendirian”.

Sementara kebun cabai, buah naga, dan ternak domba zero-waste mengajarkan bahwa yang kita makan, buang, dan bagikan punya siklus. Warung kopi harian adalah ruang tamu komunitas: tempat relawan, orang tua, dan tetangga bertemu tanpa undangan resmi.

Tiga pilar

Satu komunitas, tiga napas yang saling menghidupi.

Arahkan kartu untuk melihat pratinjau, lalu masuk ke masing-masing pilar.

01

Psikologi & pemberdayaan anak

Pendidikan Anak

Kelas bermain, pendampingan emosi, dan ruang aman bagi anak serta orang tua — supaya tumbuh kembang tidak hanya diukur, tapi dirawat.

Jelajahi pilar
02

Cabai, buah naga, & domba

Pertanian & Peternakan Zero Waste

Kebun cabai dan buah naga bertemu kandang domba dalam satu siklus: limbah jadi pupuk, panen jadi dapur, tanah jadi kelas terbuka.

Jelajahi pilar
03

Ruang kumpul & racikan lokal

Daily Coffee

Warung kopi harian sebagai ruang tamu komunitas — racikan lokal, obrolan panjang, dan meja yang selalu ada kursi kosong.

Jelajahi pilar

Dampak yang dihitung pelan

Bukan angka spektakuler — tapi yang hadir setiap hari.

0+

Anak terdampingi

0

Relawan aktif

0

Kebun terintegrasi

0+

Cangkir kopi / bulan